Logo Logo
Loading...

Cikal bakal Desa Jembayan Tengah : adalah  kampung selingsing , Awal mula kampung selingsing adalah sebuah hutan rimba yang   luas dari arah utara yaitu Merangan darat hingga arah selatan Mehembat dan lembonang, kemudian arah timur yaitu Jembayan (Tahangkon) sampai kearah Jahab.

Dari munculnya nama  Selingsing adalah :  nama rumput yang memenuhi anak sungai Jembayan sehingga nama sungai tersebut adalah sungai Selingsing, rumput Selingsing sejenis rumput BENGKUANG  versi kecil yang hijau, merambat dan berdaun lebar dan tumbuh sekitar rawa termasuk pinggir sungai.

Orang yang pertama kali membuka lahan Selingsing adalah sepasang suami istri yaitu Pak Mi’ dan Bu Saerah Pada tahun 1948 . Keluarga kecil ini menetap selama satu tahun di Selingsing dan pindah kearah selatan yaitu Ukung dan membuka lahan disana selama 2 tahun. Pada tahun 1952 beberapa bulan tinggal di Jembayan dan melahirkan seorang putra yang di beri nama  Ahmad dan sering di pangil dengan sebutan Mat.

PadaTahun yang sama pasangan ini kembali ke Selingsing dan naik ke darat yaitu wilayah Gunung Kepeng, Munte, Dan Guntungojot (sekarang wilayah tudungan) untuk membuka hutan di sana selama puluhan tahun dan banyak melahirkan anak di sekitar wilayah itu.

Dari  keturunan beliau sampai saat ini masih ada yang tinggal di Selingsing hingga cucunya  dan sebagian anak yang yang lain pergi merantau dan menetap di tempat lain seperti Samarinda dan Tanah Grogot.

Pada tahun  60-an berkembanglah Selingsing itu menjadi sebuah kampung dan para pendatang banyak datang dari suku KUTAI HULU dan JEMBAYAN. Dulu ada suku Kedang pahu, suku Lampung yang sekarang berubah menjadi suku Kutai, Kemudian Suku Banjar Negara yang berasal dari Kampung Tanjung Isyui, Dengan Ketua RT pertamanya adalah Pak Basrah, RT berikutnya adalah Pak Duk,  Pak Duy Arsyad, Pak Asnan, Pak Syahrun , Pak Burhan Hampong, dan sekarang adalah Pak Wasni. Rumah  –  rumah yang berjejer di tepi kiri kanan sungai Jembayan.

Perkembangan  RT ini pada tahun 60-an tersebut Masyarakat disekitar Selingsing yaitu Lempatan  dan Sumber Rejeki. Sejarah dari kampung Lempatan itu sendiri berkisah adanya sungai kecil yang mana masyarakat sering melewatinya dengan caralompatan atau melompat dan berjalannya waktu masyarakat menamai kampung dengan nama lompatan serta berubah menjadi Lempatan… (Masih disempurnakan) masih berurusan dengan RT Selingsing . Mayoritas suku yang mendiami Lempatan dulu adalah suku Dayak yang sekarang berpindah dan menetap di sumber rejeki.

Pada  tahun 70-an  hingga 80-an berdatanganlah silih berganti suku Banjar yang datang langsung dari Kalimantan Selatan semisal dari Hulu Sungai ke Selingsing dan kemudian pindah ke kampung Lempatan yang sekarang dikenal dengan nama Lempatan Baru  sehingga beranak pinak di Lempatan. Pada tahun 75-an lempatan membentuk RT tersendiri . Dengan ketua RT pertamanya adalah… (masih disempurnakan) dan saat ini lempatan berkembang menjadi 3 RT.

Pada tahun 70-an tersebut ada sebuah perusahaan kayu Banjar cup yang mengakomodir Masyarakat secara tidak langsung untuk menjual kayu kepada perusahaan tersebut sehingga Selingsing dan Lembonang menjadi kampung paling ramai saat itu.

Untuk diketahui sebelumnya wilayah Jembayan Tengah ini dulunya merupakan wilayah kerajaan Kutaikartanegara Ing Martadipura dengan hukum Panji Mendapanya Dan sejak zaman kolonial belanda Daerah ini merupakan hasil tambang batu bara sejak ratusan tahun lalu  dan ditinggal begitu saja tidak terurus hingga membuat daerah ini menjadi hutan rimba kembali.

Pada tahun 80-an berkembang perusahaan cokelat Hasfarm di daerah Selingsing Darat yang sekarang menjadi kampung (Lembu lompat). Karena mayoritas pekerja dari Jawa . Sejarah Kampung Lembulompat itu sendiri berkisah tentang bayaknya lembu yang melompat lompat dan akhirnya dinamkan dengan kampung Lembulompat . Hingga berjalanya waktu sebagian Masyarakat  mereka berhenti dan mereka kemudian membentuk kampung Tudungan untuk menetap dan bercocok tanam. Sejarah kampung Tudungan itu sendiri... (masih disempurnakan)

Pada tahun 90-an penduduk tersebut sepakat untuk membentuk RT tersendiri lepas dari Selingsing . Sekarang Tudungan terbagi menjadi 2 RT Yang terdiri dari berbagai suku seperti Jawa, Sunda, Bugis, Toraja, Dayak, Kutai, Banjar dan Madura.

Selinsing pada tahun 90-an mulai redup dan ditinggal pergi oleh penduduknya dan yang bertahan sampai  sekarang hanya beberapa KK saja lagi.

Pada tahun 95-an juga datang suku Bugis dari Handil (kilo) dan mendiami daerah Menili kemudian membentuk RT sendiri dan lepas dari Selingsing dengan nama kampungnya adalah Alhidayah. Sejarah kampung Alhidayah itu sendiri berkisah pada masa waktu itu masyarakat yang tinggal di daerah Menili bercocok tanam karena daerah Menili sangat subur dan hasil panen melimpah pada Masa Pemerintahan bupati…Gubenur…. (masih disempurnakan) diadakan panen raya karena hasil panen sangat melimpah  dengan rasa syukur dinamailah kampung tersebut  AlHidayah (masih disempurnakan)

Jadi Rt-Rt dan kampung-kampung yang ada sekarang ini adalah pecahan dari kampung Selingsing . Maka tidak mengherankan kalau Masyarakat Jembayan , Jembayan Tengah , Jembayan Dalam , Loh Sumber, Dan Sungai Payang termasuk Jonggon Kampung, pada umumnya menyebut Kampung Selingsing adalah Kampung Tuha (KampungTertua).

Dengan adanya program Bupati Kutai yaitu Bapak H.Syaukani ,HR adalah Gerbang Dayaku dengan asumsi tiap desa mendapatkan 2 milyar. Maka Desa Jembayan secara otomatis juga mendapatkan aliran danad ari program tersebut. Namun sangat disayangkan Karena begitu luasnya wilayah Jembayan sekitar dan terdiri dari beberapa Dusun Dan RT. Maka sebagian wilayah tersebut tidak tersentuh sama sekali oleh  program yang dimaksud. Pembanguna  tidak  merata bayak terjadi  ketimpangan masalah dana.

Mengingat hal tersebut di atas maka di adakanlah rapat LPM Desa Jembayan, dalam agenda musyawarah waktu itu  Desa Jembayan ini harus dimekarkan menjadi 3 desa, Yaitu Desa Jembayan, Desa Mekar Jaya, Desa Mekar Makmur, Dan dari hasil musyawarah tersebut disetujui oleh Bupati  Kutai Kartanegara waktu itu Bapak H.Syaukani HR, dan beliau menyarankan agar desa pemekaran tersebut harus memakai nama Jembayan sebagai pengingat dulunya bahwa Desa yang dimekarkan ini merupakan bagian dari desa induk, maka disepakati nama desa pemekaran tersebut menjadi Desa Jembayan Tengah dan Desa Jembayan Dalam.

Setelah dikeluarkan SK Pemekaran tanggal 6 Juni 2006, maka kedua desa ini mulai membentuk pemerintahan Desa persiapan dengan membentuk  BPD, LPM, LPD, dan lembaga –lembaga lain yang dianggap perlu, dan yang menjadi Pj. Kepala Desa Persiapan Jembayan Tengah adalah Bapak  Nor Tajli (beliau merupakan Kaur Desa Jembayan).  Adapun kepengurusan Lembaga waktu itu adalah sebagai berikut : (masih disempurnakan)

Dengan masa 2 tahun yang telah dilalui desa persiapan Jembayan Tengah sudah dilaksanakan dengan baik , maka pada tahun 2008 Desa persiapan Jembayan Tengah harus membentuk pemerintahan defenitif , dan karena Pj.Kepala Desa (masih disempurnakan)

Desa Jembayan Tengah dulunya merupakan satu kesatuan dengan Desa Jembayan. Namun pada tahun 2006 Desa Jembayan yang cukup luas itu di mekarkan oleh Bupati Kutai Kartanegara menjadi tiga desa yaitu Desa Jembayan Induk, Desa Jembayan Tengah dan Desa Jembayan Dalam. Maka dari itu Desa Jembayan Tengah adalah merupakan Desa hasil dari hasil pemekaran.

Sebelah utara berbatasan dengan Desa Jahab dan Selatan Sungai Jembayan, dengan mata pencaharian masyarakatnya yaitu dengan bertani dan berkebun kopi, sehingga jalan poros Ibu Kota Desa Jembayan Tengah diberi nama Jalan Kopi.

Desa Jembayan Tengah ini dulunya berpenduduk sekitar 800 jiwa dengan luas 4.725 H. sebagian besar suku Dayak dan Banjar 1 RT, Suku Kutai 1 RT, Suku Bugis 1 RT, Suku jawa dan Madura 1 RT. Hari berganti bulan, bulan berganti tahun kebanyakan penduduk asli berpindah tempat dan penduduk baru datang menempati desa ini.

Namun suku yang masih bertahan sejak dahulu hingga saat ini adalah suku Kutai mereka bertahan dengan mengandalkan usaha bertani dengan penghasilan yang hanya dapat mencukupi kebutuhan keluarga.

Alat transportasi yang dulu sering digunakan hanyalah perahu atau ketinting dengan menyusuri Sungai Jembayan untuk dapat mencapai daerah perkotaan.Tingkat pendidikan pun hanya terbatas sampai tingkat SD karena sulitnya transportasi sehingga ekonomi dan pendidikan pun juga ikut terpuruk dengan keadaan yang demikian.

VISI

“MEWUJUTKAN MASYARAKAT JEMBAYAN TENGAH YANG PEDULI, BERKUALITAS, MANDIRI DAN BERKEADILAN”

MISI

  1. Melakukan pembenahan dan meningkatkan penyelengaraan Tata Pemerintahan Desa  (Good Govermance) dan pengawasan kearah yang lebih baik,
  2. Meningkatkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan unggul dalam IPTEK dan IMTAK,
  3. Melakukan pemeliharan,meningkatkan dan membangun infrastruktur secara merata yang berkeadilan baik secara kualitas maupun kuantitas,
  4. Menggali dan mengembangkan sumber- sumber Pendapatan Asli Desa  ( PADes ) dengan pengembangan potensi .Pemberdayaan dan optimalisasi pembangunan yang berwawasan strategi,
  5. Mengembangkan pertanian, perkebunan dan peternakan yang mandiri dan berdaya saing,
  6. Meningkatkan peran dan partisipasi seluruh masyarakat terutama perempuan dan pemuda disegala aspek kehidupan Desa.

PROGRAM DAN KEGIATAN INDIKATIF

1. Pemberdayaan masyarakat, perekonomian dan penagggulangan kemiskinan :

  • Pembangunan pertanian dan penghijauan
  • Pemberdayaan masyarakat usia produktif
  • Pengembangan teknologi tepat guna dalam rangka menunjang industri kerajinan dan industri kecil pedesaan
  • Pemberdayaan potensi perekonomian pedesaan
  • Pemberdayaan usaha kecil.

2. Pengembangan perdagangan:

  • Pengelolaan pasar Desa
  • Pengelolaan kios Desa
  • Pemerataan usaha perdagangan Desa

3. Pembangunan infrastruktur :

  • Rehap akses jalan antar Desa dan Kecamatan
  • rehap akses jalan antar Rt ke Rt
  • Pembangunan sarana perekonomian dan pertanian
  • Pembangunan prasarana Pemerintahan Desa

4. Peningkatan kualitas SDM :

  • Pengembangan Pendidikan
  • Peningkatan kesehatan
  • peningkatan kualitas Aparatur Pemerintahan Desa dan Lembaga Desa
  • pembinaan generasi muda, olah raga dan kretaivitas masyarakat
  • pembinaan kerukunan beragama.

“Sesuai Visi Kabupaten Kutai Kartanegara JUARA yaitu IDAMAN Inovasi dan Berdaya Saing Mandiri. Meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat yang sejahtera dan berakhlak mulia, inovasi yang dilaksanakan adalah kegiatan “HOME CARE” bagi masyarakat Lanjut usia di Kutai Kartanegara. Home Care sendiri adalah pelayanan kesehatan secara konperehensif, yang diberikan kepada klien individu atau keluarga di tempat tinggal mereka atau di rumah. Dinas Kesehatan, Dinas Sosial beserta Kecamatan dan Kelurahan bekerjasama dalam mewujudkan masyarakat Kutai Kartanegara lebih sejahteran”


“Bupati Kutaikartanegara Berikan Bantuan Sosial Kepada Lansia dan Penyandang Disabilitas di Kutai Kartanegara didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kutai Kartanegara beserta instansi terkait membagikan secara langsung setiap bulannya dengan mendatangi ke tempat & memberikan cek dan pemeriksasan kesehatan”

  • Program Home Care Penyediaan Permakanan Lansia dan Disabilitas;
  • Program Peningkatan Pelayanan kepada Penduduk Miskin dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial;
  • Program Penanganan masalah-masalah srtategis yang menyangkut tanggap cepat darurat dan LBK;
  • Program Pembinaan Penyandang cacat dan Exs Trauma:
  • Program Pemberdayaan Fakir Miskin dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial;
  • Program Peningkatan Kualitas SDM Kesejahteraan Sosial;
  • Program Pengembangan dan Pembinaan Sosial masyarakat;
  • Program Pemberdayaan bagi Penyandang Cacat dan Exs Trauma;
  • Program Pemberdayaan eks Penyandang Penyakit Sosial.

Kepala Dinas

[nama kepala dinas]

#Tugas Kepala Dinas

Mernbantu Bupati melaksanakan Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah dan Tugas Pembantuan yang ditugaskan kepada Daerah pada bidang Sosial.

#Fungsi Kepala Dinas

Menyelenggarakan fungsi perumusan kebijakan, pelaksanaan kebijakan, pelaksanaan evaluasi dan pelaporan, pelaksanaan administrasi dan pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Gubernur terkait dengan tugas dan fungsi pada Dinas Sosial


Sekretariat

[nama sekretaris]

#Tugas Sekretaris

Melakukan koordinasi, fasilitasi dan evaluasi pada Subbagian Perencanaan Program, Subbagian Keuangan, Perlengkapan dan Pengelolaan Barang Milik Daerah, dan Subbagian Kepegawaian dan Umum.

#Fungsi Sekretaris

Untuk melaksanakan tugas pokok,Sekretariat menyelenggarakan fungsi:

  1. Penyusunan program kerja dan rencana operasional pada Sekretariat;
  2. Penyelenggaraan koordinasi, fasilitasi dan memeriksa hasil pelaksanaantugas di lingkungan Sekretariat;
  3. Penyelenggaraan pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas sesuai dengan tugas yang telah dilaksanakan   kepada  Kepala Dinas Sosial; dan
  4. Pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan pimpinan baik lisan maupun tertulis sesuai tugas dan fungsinya.

- Subbag Keuangan, Perlengkapan dan Pengelolaan Barang Milik Negara 

[nama kasubbag keuangan]

#Tugas Subbag Keuangan, Perlengkapan dan Pengelolaan Barang Milik Daerah

  1. Merencanakan program/kegiatan dan penganggaran pada Subbagian Keuangan, Perlengkapan dan Pengelolaan Barang Milik Daerah;
  2. Membagi tugas, memberi petunjuk dan memeriksa hasil pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Subbagian Keuangan, Perlengkapan dan Pengelolaan Barang Milik Daerah;
  3. Melakukan urusan perbendaharaan dan akuntansi keuangan dan aset;
  4. Mengelola keuangan  dan  penyiapan  pembayaran  gaji  pegawai;
  5. Melakukan pembinaan dan memberikan petunjuk teknis pengelolaan keuangan dan aset;
  6. Menyiapkan dokumen rencana kebutuhan dan penganggaran barang milik daerah;
  7. Melakukan urusan pengurusan barang  milik daerah yang berada pada penguasaan Dinas Sosial;
  8. Melaksanakan penyelesaian tindak lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan atau pemutakhiran data hasil pemeriksaan pelaksanaan kegiatan;
  9. Melaksanakan proses administrasi Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi;
  10. Melaksanakan verifikasi dan pertanggungjawaban anggaran;
  11. Melaksanakan penyusunan laporan pertanggungjawaban atas pengelolaan keuangan dan pencatatan aset;
  12. Melakukan fasilitasi rencana umum pengadaan barang dan jasa unit kerja;
  13. Melakukan pemantauan, evaluasi dan membuat laporan pelaksanaan tugas dan kegiatan pada Subbagian Keuangan, Perlengkapan dan Pengelolaan Barang Milik Daerah; dan
  14. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan atasan sesuai tugas dan fungsinya.

  - Subbag Kepegawaian dan Umum

[nama kasubbag kepegawaian]

#Tugas Subbag Kepegawaian dan Umum

  1. Merencanakan program/kegiatan dan penganggaran pada Subbagian Kepegawaian dan Umum;
  2. Membagi tugas, memberi petunjuk dan memeriksa hasil pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Subbagian Kepegawaian dan urum;
  3. Mengagendakan dan mendistribusikan surat menyurat;
  4. Melaksanakan fasilitasi administrasi kepegawaian;
  5. Melaksanakan koordinasi penyusunan Analisa  Jabatan, Analisa Beban Kerja, peta jabatan, proyeksi kebutuhan pegawai, standar kompetenei, dan evaluasi jabatan;
  6. Melaksanakan proses penegakan disiplin pegawai;
  7. Membuat laporan perkembangan kepegawaian;
  8. Menyelenggarakan urusan kehumasan;
  9. Melaksanakan pengelolaan kearsipan dan dokumentasi;
  10. Melaksanakan dan mengatur fasilitas rapat, pertemuan dan upacara, serta melakukan kegiatan keprotokolan dan administrasi perjalanan dinas;
  11. Melaksanakan pengadaan sarana dan prasarana kantor setelah berkoordinasi dengan  Badan  Pengelola Keuangan dan Aset Daerah;
  12. Mengumpulkan, menyusun dan mengolah bahan data informasi untuk kepentingan masyarakat;
  13. Melaksanakan pemeliharaan sarana dan prasarana kantor, kebersihan, keindahan, keamanan dan ketertiban kantor;
  14. Melakukan pemantauan, evaluasi dan membuat laporan pelaksanaan tugas dan kegiatan pada Subbagian Kepegawaian dan Umum; dan
  15. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan atasan sesuai tugas dan fungsinya. 


Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial

[nama kabid linjamsos]

#Tugas Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial mempunyai tugas melakukan koordinasi, fasilitasi dan evaluasi pada Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial dan Seksi Jaminan Sosial Keluarga.

#Fungsi Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud diatas, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial menyelenggarakan fungsi :

  • Penyusunan program kerja dan rencana operasional pada Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial;
  • Penyelenggaraan koordinasi, fasilitasi dan memeriksa hasil pelaksanaan tugas di lingkungan Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial;
  • Penyelenggaraan pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas sesuai dengan tugas yang telah dilaksanakan kepada Kepala Dinas Sosial; dan
  • Pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.


Bidang Rehabilitasi Sosial

[nama kabid resos]

#Tugas Bidang Rehabilitasi Sosial

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial mempunyai tugas melakukan koordinasi, fasilitasi dan evaluasi pada Seksi Rehabilitasi Sosial Anak dan Lanjut Usia, Seksi Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas, Seksi Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang.

#Fungsi Bidang Rehabilitasi Sosial

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud diatas, Kepala Bidang menyelenggarakan fungsi :

  • Penyusunan program kerja dan rencana operasional pada Bidang Rehabilitasi Sosial;
  • Penyelenggaraan koordinasi, fasilitasi dan memeriksa hasil pelaksanaan tugas di lingkungan Bidang Rehabilitasi Sosial;
  • Penyelenggaraan pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas sesuai dengan tugas yang telah dilaksanakan kepada Kepala Dinas Sosial; dan
  • Pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.

 

Bidang Penanganan Fakir Miskin

[nama kabid pfm]

#Tugas Bidang Penanganan Fakir Miskin

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin mempunyai tugas melakukan koordinasi, fasilitasi dan evaluasi pada Seksi Identifikasi dan Pengolahan Data Fakir Miskin, Seksi Pendampingan dan Pemberdayaan, Seksi Bantuan Stimulan dan Penataan Lingkungan.

#Fungsi Bidang Penanganan Fakir Miskin

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas, Kepala Bidang menyelenggarakan fungsi :

  • Penyusunan program kerja dan rencana operasional pada Bidang Penangan Fakir Miskin;
  • Penyelenggaraan koordinasi, fasilitasi dan memeriksa hasil pelaksanaan tugas di lingkungan Bidang Penangan Fakir Miskin;
  • Penyelenggaraan pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas sesuai dengan tugas yang telah dilaksanakan kepada Kepala Dinas Sosial; dan
  • Pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.

Bidang Pemberdayaan Sosial

[nama kabid dayasos]

Tugas Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial

Bidang Pemberdayaan Sosial mempunyai tugas melakukan koordinasi, fasilitasi dan evaluasi pada Seksi Pemberdayaan Perorangan dan Keluarga, Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kelembagaan Sosial, seksi Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan dan Restorasi Sosiall;

Fungsi Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial

Untuk melaksanakan tugas pokoksebagaimana dimaksud dalam pasal 19, Bidang Pemberdayaan Sosial menyelenggarakan fungsi: 

  • Penyusunan program kerja dan rencana operasional pada Bidang Pemberdayaan Sosial ;
  • Penyelenggaraan koordinasi, fasilitasi dan memeriksa hasil pelaksanaan tugas di lingkungan Bidang Pemberdayaan Sosial;
  • Penyelenggaraan pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas sesuai dengan tugas yang telah dilaksanakan kepada Kepala Dinas Sosial; dan
  • Pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.

TUJUAN

Tujuan merupakan implementasi atau penjabaran dari Misi dan merupakan sesuatu (apa) yang akan dicapai atau dihasilkan pada kurun waktu tertentu ke depan (Kapan).

Berdasarkan uraian di atas, maka Dinas Sosial Kabupaten Kutai Kartanegara menetapkan tujuan sebagai berikut :

  • Meningkatkan ketahanan sosial
  • Meningkatkan kemandirian Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS)
  • Meningkatkan kualitas Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) dalam penanganan Penyadang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).
  • Meningkatkan keberdayaan Sumber Daya Aparatur.


SASARAN

Sasaran merupakan penjabaran dari tujuan secara terukur yang akan dicapai secara merata secara nyata dalam hangka waktu tahunan, semesteran atau bulanan.  Sasaran merupakan bagian integral dalam proses perencanaan strategik instansi pemerintah.

Fokus utama sasaran adalah tindakan dan alokasi sumber data daerah dalam kegiatan organisasi/pemerintah daerah.  Sasaran bersifat spesifik, dapat dinilai, diukur, menantang namun dapat dicapai, berorientasi pada hasil dan dapat dicapai dalam periode I (satu) tahun.

Berdasarkan pengertian tersebut, maka Dinas Sosial Kabupaten Kutai Kartanegara menetapkan sasaran dalam periode tahun 2013  sampai dengan tahun 2018 sebagi berikut :

  • Meningkatnya kualitas hidup Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS)
  • Meningkatkan potensi sosial Penyadang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).
  • Meningkatkan kapasitas Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) dalam penanganan Penyadang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).
  • Meningkatkan akuntabilitas kinerja Dinas Sosial Kabupateng Kutai Karganegara.


STRATEGI

Sebagai upaya pencapaian tujuan yang  telah ditetapkan dalam Rencana Strategis (Renstra) Dinas Sosial Kab. Kukar maka ditetapkan strategi sebagai berikut  :

  • Perluasan dan peningkatan akses penyelenggaraan kesejahteraan sosial
  • Meningkatkan kualitas pelayanan dan bantuan dasar kesejahteraan sosial bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial;
  • Memperkuat  tanggung  jawab dan kepedulian masyarakat dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial melalui kelembagaan sosial, dan upaya-upaya kesejahteraan sosial perorangan, kelompok masyarakat dan dunia usaha 
  • Mengoptimalkan pemanfataan sarana dan prasarana dalam rangka menunjang akuntabilitas pelaksanaan kegiatan.

KEBIJAKAN

Guna mencapaian tujuan dan sasaran pembangunan kesejahteraan sosial di Kab. Kutai Kartanegara maka disusunlah suatu kebijakan yang terdiri dari  :

  • Meningkatkan pemberdayaan fakir miskin, penyandang cacat, dan kelompok rentan sosial lainnya
  • Meningkatkan kualitas hidup bagi PMKS terhadap pelayanan sosial dasar, fasilitas pelayanan publik, dan jaminan kesejahteraan sosial;
  • Mengembangkan dan menyerasikan kebijakan untuk penanganan masalah-masalah strategis yang menyangkut masalah kesejahteraan sosial;
  • Meningkatkan peran dan fungsi kelembagaan sosial dan dunia usaha dalam penelenggaraan kesejahteraan sosial.
  • Meningkatkan kapasitas masyarakat agar lebih siap siaga dalam penanggulangan bencana
  • Perluasan jangkauan pelayanan sosial dengan mengembangkan komitmen dan aksi masyarakat sebagai pelaku usaha kesejahteraan sosial.
  • Pelaksanaan pengawasan atas pelaksanaan kegiatan melalui kegiatan pemeriksaan secara berkala, monitoring dan evaluasi serta reviu.

Mohon maaf, halaman ini sedang dalam peningkatan kapasitas sehubungan dengan rencana perubahan tahun 2024

Mohon maaf, halaman ini sedang dalam peningkatan kapasitas sehubungan dengan rencana perubahan tahun 2024
Pemerintahan Desa

Pemerintahan Desa

Kec. Loa Kulu Kab. Kutai Kartanegara

Jalan Raya Lempatan Baru RT. 002.
Jembayan Tengah Loa Kulu Kutai Kartanegara Kalimantan Timur
Pemerintahan Desa © 2019-2024 Jembayan Tengah
Light Dark System